Enam Buku Terbaik 2013-Versi Saya

by - Senin, Desember 30, 2013




Setelah sepanjang tahun 2013 membaca berbagai jenis buku, sampailah saya untuk membuat semacam review-tinjauan tentang buku yang terbaik menurut versi saya sendiri. Kalaupun buku ini terasa biasa bagi banyak orang, di mata saya tetap ada unsur istimewanya mengapa buku ini mampu mencuri hati, entah melalui alur ceritanya, tokoh-tokohnya atau gaya penceritaannya. Pastilah ada elemen yang menarik dan memukau saya selaku pembaca.

Nah, kita mulai dari buku yang menempati urutan pertama.




1. The Mountains Echoed oleh: Khaled Hosseini

And the Mountains Echoed

Tak diragukan lagi buku ini merupakan rekomendasi yang bagus sekali untuk kategori buku wajib dibaca oleh siapa pun yang menyukai gaya penceritaan pengarangnya. Tak ada yang sebaik Khaled Hosseini dalam menuturkan kisah sekuat ini. Dalam alur cerita yang terbagi-bagi namun satu kisah tesebut, pembaca akan selalu larut oleh tokoh dan nasib yang diterima. Agak sendu namun mengandung pengharapan dan kegigihan.


2. The Almond Tree oleh: Michelle Cohen


The Almond Tree


Ini adalah kisah yang mengharukan sekaligus kegigihan seseorang yang hidup diantara dua negeri yang bertikai. Bagaimana sang tokoh protagonis ini melawan keangkuhan orang-orang Yahudi serta membuktikan bahwa dirinya layak untuk menjadi sosok yang terhormat dan sederajat. Kalau cerita ini difilmkan pasti saya jamin akan bagus sekali bila ditangani oleh sutradara yang pernah menggarap film Kite Runner.  Inspiratif dan menggugah jiwa.


3. 99 Cahaya di Langit Eropa oleh: Hanum Salsabila Rais

99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa

Menurut saya tema yang diangkat dalam buku ini sangat unik karena selain jalan-jalan, penulis juga berperan sebagai agen muslim yang terbaik di tanah Eropa. Ada juga unsur sejarahnya dan kita dijamin akan semakin mengerti bahwa dahulu kala Eropa memiliki situs-situs peninggalan keislaman yang memukau. Cara menceritakannya menurut saya sangat baik.


4.Casual Vacancy oleh: JK Rowling

The Casual Vacancy 


Banyak orang yang menaruh harapan besar terhadap buku ini. Selain kepiawaiannya dalam meramu plot kisah dengan banyak tokoh, Rowling juga seakan sedang menguji diri apakah ia bisa lepas dari bayang-bayang Harry Potter. Dan menurut saya ia berhasil keluar dari image itu. Ia bahkan bisa menggambarkan secara detail keresahan tiap-tiap tokoh sama baiknya dengan latar kota kecil penuh dengan intrik. Ya, kali ini Rowling sedang akrab dengan intrik.


5.Pulang oleh: Leila S. Chudori


Pulang


Sekilas saat menatap sampulnya kita akan mengira isinya akan monoton dan berisi tentang pulangnya seseorang. Namun setelah menelusuri isi bukunya, perkiraan itu lenyap diganti dengan kekaguman karena pengarang tak sekadar mengarang, ia melakukan riset terlebih dulu dan tokoh-tokohnya serasa hidup. Buku ini menurut saya patut direkomendasikan. Tak lupa suguhan hidangannya membuat lapar.


6.Tokyo Zodiac Murders (Detective Mitarai's Casebook) oleh: Soji Shimada


Tokyo Zodiac Murders (Detective Mitarai's Casebook)

Sebenarnya saya malas bila membaca buku bertema thriller atau pembunuhan serta harus mencari-cari siapa pelaku kejahatannya. Namun buku yang satu ini sukses membuat saya tak bisa lepas untuk terus dan terus membacanya. Kemampuan pengarangnya dalam meramu dan menjalin alur cerita sangat menakjubkan. Lain dari yang lain. Dan tak hanya kita dipaksa untuk menerka siapa dalangnya, hal yang luput ternyata bisa juga dijadikan petunjuk, salah satu khas kisah detektif. Pada akhirnya bukan karena pelaku atau pun motivasi yang jadi fokus, tetapi proses menuju ke arah sana. Secara keseluruhan buku ini sangat bagus baik isi maupun sampulnya.

Masih ada lagi beberapa buku yang bisa direkomendasikan dan bagus ceritanya, namun saya merasa lima buku di atas adalah yang terbaik dan membuat saya terkesan.


You May Also Like

0 komentar