Kompas-Gramedia Fair 2015

by - Monday, December 14, 2015

 

Bagi pecinta buku mengikuti acara rutin seperti KG Fair adalah suatu keharusan. Mengapa? Karena banyak diskon menggiurkan yang diberlakukan untuk buku atau novel yang sedang dibicarakan atau kategori best seller.  Sebut saja novel Critical Eleven, Bulan Terbelah di Langit Eropa, Hujan Bulan Juni-nya Sapardi Djoko Damono, novel-novel bergenre metropop, komik, buku gaya hidup atau otobiografi seperti Kisah Hidupku Andi F Noya



Seluruhnya memang hanya ditemui di KG Fair yang diselenggarakan pada 11-13 Desember lalu. Agak mengherankan sebenarnya mengapa pihak penyelenggara mengadakan acara ini di penghujung tahun. Tahun lalu
saya mendatangi pameran buku ini di bulan April dan mampu memborong buku agak banyak dibanding sekarang. Tahun 2013 malah di bulan Februari. Entahlah mungkin ada kebijakan lain barangkali untuk penyeleggaraan tahun ini.

Menurut saya karena diadakan di bulan Desember yang dingin dan sudah memasuki musim hujan hal itu menyebabkan pengunjung tak terlalu antusias datang kecuali bagi mereka yang mengejar tokoh idola berikut tanda-tangannya. Selain juga adanya kelesuan ekonomi sehingga menyebabkan orang perlu mempertimbangkan hal lain dari sekadar pembelian buku.

Namun bagaimanapun penyelenggaraan Kompas Gramedia Fair ini sangat meriah dan menginspirasi. Sebagai penerbit buku terbesar, Gramedia mampu menciptakan suatu wahana dengan berbagai keriaan ala Gramedia.

Masing-masing anak penerbit Gramedia memiliki acara yang mampu menarik pengunjung untuk berinteraksi. Dan ini menjadi hiburan tersendiri. 

Buku sticker Barbie


Berbagai acara seperti yang diberitakan lewat iklan memang semarak. Ada panggung utama yang diisi dengan aneka acara seperti operet atau nyanyian anak, temu penulis atau talk show, permainan anak, lomba mewarnai, atau sekadar berkreativitas, dan pameran fotografi. Ada obral buku murah dan stand-stand pendukung. Nyaris lengkap kecuali sewaktu ke sana di hari Sabtu saya tak menemui Stand Up Comedynya.

 

 



Ada satu lagi yang unik dari penyelenggaraan Kompas-Gramedia Fair kali ini yaitu adanya patung-patung hidup yang mangkal di setiap sudut dan sukses menjadi tontonan atau obyek foto pengunjung. Mereka ini dari sanggar seni.

seperti patung tapi ini pose manusia asli


Hal yang saya suka kalau berkunjung ke sini adalah, membeli buku dan ada diskonnya. Novel yang dikeluarkan pun biasanya masih baru dan bukan demi untuk menghabiskan stok barang. 
 
Diskonnya cukup menarik 20 persen dan kalau pakai kartu kredit BCA masih ditambah 10 persen. Wah senengnya.

 
ki-ka (kecuali CE, semua beli di KG Fair): Critical Eleven
Writer vs Editor, 
Sang Juragan Teh, Misteri di Sinar Senja

Acara pameran buku seperti ini memang idealnya diadakan setiap tahun dengan bulan penyelenggaraan yang ajeg. Tadinya saya mengira KG Fair tahun ini tak diadakan mengingat sudah berada di bulan Desember dan fokus orang tentunya lebih untuk berlibur ketimbang belanja buku.


You May Also Like

0 komentar