Sepuluh Sampul Buku Terbaik 2015

by - Rabu, Desember 30, 2015




Seperti yang dilakukan di tahun-tahun berikutnya, di penghujung bulan Desember ini saya ingin memberikan apresiasi untuk buku atau novel yang telah saya baca selama tahun 2015 khususnya sampul bukunya. Sampul buku memang merupakan pengenal awal dalam menjelajah kisah sebuah buku. Untuk itu sampul buku sangat memegang peranan penting.

Ada sampul buku yang menarik namun ternyata kisahnya sangat biasa, ada yang memancing  rasa ingin tahu, ada sampul yang muncul dengan warna yang menarik, ada pula yang bobotnya sejajar dalam arti  antara sampul dan isi cerita di dalamnya sangat bagus dan menarik.

Ada beberapa sampul buku yang bagus di koleksi buku 2015 saya terutama fiksi yang mampu membuat saya merasa buku ini keren.

Berikut kesepuluh buku itu:




1. Gelombang, buku ini cukup fenomenal. Sewaktu masih dalam penggodokan cerita, para pecinta novel jenis ini sudah sangat penasaran akan kelanjutan kisahnya. Terlebih lagi sampul bukunya yang sangat minimalis dan misterius. Berlatar warna hitam dan hanya ada simbol di tengah. Warna hitam mencerminkan kemisteriusan, gelap dan kelam sementara simbol yang tertera merupakan pesan yang ingin disampaikan.


 


2. Maryam, sampulnya sangat membuat saya terkecoh. Awalnya saya kira ini merupakan kisah seorang wanita dengan beban persoalan yang berhubungan dengan tempat tinggalnya yang ditampilkan secara gamblang. Ternyata setelah dibaca perkiraan saya meleset. Sampul ini penuh dengan simbol-simbol dan harus diselami dahulu isi kisahnya barulah kita mengetahui sesuatu di balik ilustrasinya.


 


3. Aruna & Lidahnya, tampilannya cukup menarik. Sebuah mangkok kosong tepat diletakkan di tengah halaman sampul dengan huruf A besar di atasnya. Ini memang cerita tentang makanan, kuliner dan jajanan nusantara namun tak sepenuhnya seperti itu. Ada hal lain yang memang ingin diketengahkan pengarangnya. Desain mangkok itu menurut saya sangat menangkap mata dan membangkitkan penasaran.


 


4. Tabula Rasa, kadang sampul buku yang minim warna justru sungguh memikat seperti yang ditampilkan Tabula Rasa ini. Detail yang menambah indah adalah tiga sosok boneka itu saja. Dan tak dinyana itu merupakan simbol.



 


5. For Matrimonial Purposes, jujur saja sampul buku ini menarik dan itu karena ditunjang oleh warnanya yang ngejreng, merah menyala. Apa yang ditawarkan oleh sampul buku yang berwarna cerah selain semangat dan keceriaan adalah justru bertolak belakang dengan isi cerita. Namun demikian sampul ini sukses membuat saya tertarik membelinya.

 


6. The Naked Traveler 1 Year Part 1-2, ini memang buku wajib para pelancong. Selain saya tertarik dengan petualangan penulisnya, sampul bukunya cukup unik. Sebelah sandal jepit dengan gambar peta dunia. Sementara pasangan sandal yang lain berada di sampul belakang dengan warna yang menarik mata juga. Brilian.


 


7. The Slikworm, sampul bukunya cukup membangkitkan rasa penasaran, gelap dan misterius. Ditunjang oleh ilustrasi dinding yang mengapit sosok pria jadilah ini merupakan sampul yang membuat keingin tahuan  semakin membuncah terlebih lagi nama  besar pengarangnya tertera tepat di atasnya. Seakan itu menegaskan bahwa kemisteriusan adalah inti desain, tapi soal nama harus tetap dibuat jelas.

 

8. Cerita Cinta Indonesia, kadang untuk desain yang menarik mata tak perlu repot dengan berbagai penunjang seperti foto, montase, atau lainnya. Cukup dihasilkan dari seorang ilustrator ditambah warna-warna yang adem maka desain itu sudah berbicara banyak. Selain itu desain batik yang mengintip itu cukup menggugah dan makin dihargai sebagai suatu karya Indonesia sesuai dengan tema buku ini.

 


9. Pasung Jiwa, sampul buku ini awalnya bergambar 'wanita' yang terpenjara (terpasung) dan ditampilkan berupa foto dengan wajah yang tak kelihatan kedua matanya. Namun kabar terakhir sampulnya mengalami perubahan yang disamakan dengan edisi bahasa Inggrisnya seperti sampul yang di atas. Dan menurut saya justru sampul yang terakhir ini adalah yang memiliki nafas. Dan sejalan dengan tema.

 


10. Identical, bila dilihat dari jauh, desain sampulnya menimbulkan banyak interpretasi. Nampak seperti ada  banyak jarum kecil yang menancap di spons. Namun bila ditelaah, pasti akan tebersit pikiran bahwa sampul ini bukan menggambarkan hal yang sederhana. Untuk mengetahuinya jalan satu-satunya hanyalah dengan membacanya. Dari situ terjawab inti gambar sampul ini. Menyesatkan tapi bagus.

Kesemuanya memang baru sebagian dari yang saya baca, selain memang sukses sampulnya sukses pula ceritanya. Tak dapat dipungkiri bahwa di antara sampul dan cerita memang harus saling menunjang dalam menyuguhkan yang terbaik. Paket itu harus lengkap, orisinil, unik dan menarik.

Andaikan ada pemilihan sampul buku yang paling menarik, pasti seorang ilustrator akan menjadi semakin tertantang untuk lebih kreatif seperti kreator iklan misalnya.


You May Also Like

0 komentar